Upaya Pelestarian Tradisi Upacara Accera Kalompoang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Abstract
Penelitian ini mengkaji mengenai tradisi upacara Accera Kalompoang yang dilaksanakan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Gowa terkait. Melalui analisis terhadap kontribusi masyarakat dan langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, tradisi upacara Accera Kalompoang yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun dapat terus dilestarikan. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif, untuk melihat secara aktual objek yang diteliti. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara kepada informan yang terkait pada objek penelitian. Dari data yang telah dikumpulkan kemudian mendapatkan temuan Accera Kalompoang dimulai sekitar tahun 1605 pada pemerintahan raja Gowa ke-14. Seluruh rangkaian Accera Kalompoang dilihat sebagai konteks ritual budaya Kerajaan Gowa. Dalam upaya menjaga kelestarian Accera Kalompoang hingga saat ini para stakeholder sangat menjaga keaslian tradisi dan alur dari semua prosesi tradisi upacara ini tanpa adanya perubahan.
Keywords
Event, Gowa, Pariwisata, Warisan Budaya
References
- Adela, D., & Al-Akmam, M. (2024). Upaya Pelestarian Budaya Sunda di Sekolah Dasar. 6(2), 191–198. https://belaindika.nusaputra.ac.id/indexbelaindika@nusaputra.ac.id
- Agustin, D. (2022). Peranan Pusat Seni dan Budaya Sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya Lokal. In 34 | SINEKTIKA Jurnal Arsitektur (Vol. 19, Issue 1). http://journals.ums.ac.id/index.php/sinektika
- Akbar, A., & Alfian. (2023). Eksistensi Tradisi Accera’ Kalompoang di Kabupaten Gowa The Existence of the Accera’ Kalompoang Tradition in Gowa Regency. Pinisi Journal of Art, Humanity, and Social Studies, 3(5), 1–9.
- Amalia, N. A., & Agustin, D. (2022). Peranan Pusat Seni dan Budaya sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 19(1), 34–40. https://doi.org/10.23917/sinektika.v19i1.13707
- Aswar, M. (2022). Tradisi Accera’ Kalompoang Di Balla Lompoa Sungguminasa Kabupaten Gowa ( Suatu Kajian Living Qur’an ). UIN Alauddin Makassar.
- Brata, I. B., Rai, I. B., Rulianto, & Wartha, I. B. N. (2020). Pelestarian Warisan Budaya Dalam Pembangunan Pariwisata Bali yang Berkelanjutan. E-Junal.Unmas.Ac.Id, 49–60.
- Fadjarajani, S., Rosali, E. S., Patimah, S., Liriwati, F. Y., Nasrullah, Sriekaningsih, A., Daengs, A., Pinem, R. J., Harini, H., Sudirman, A., Ramlan, Falimu, Safriadi, Nurdiyani, N., Lamangida, T., Butarbutar, M., Wati, N. M. N., Rahmat, A., Citriadin, Y., … Nugraha, M. S. (2020). Metodologi Penelitian: Pendekatan Multidisipliner. In Metodologi Penelitian Pendekatan Multidisipliner. Ideas Publishing.
- Fitriani, M., Sombuo, R., Early, A., & Ilham, L. (2019). Analisis Nilai-nilai Moral Tradisi Accera Kalompoang di Museum Balla Lompoa Kabupaten Gowa. Jurnal Kajian Sosial Dan Budaya: Tebar Science, 3(2), 113–121.
- Gafur, A., Rusli, R., Mardiyah, A., Anica, A., & Mungafif, M. (2022). Agama, Tradisi Budaya dan Peradaban. Jurnal Studi Islam, 21(2), 124–138. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v21i2.10665
- Habrianto, S., Madjid, S., & Ridha, R. (2019). Ekspansi Kerajaan Gowa-Tallo Ke Limae Ajatappareng Abad XVI. Pemikiran Pendidikan Dan Penelitian Kesejarahan, 6(3), 16. https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v6i3.12054
- Heriyawati, Y., Herdiani, E., & Dimyati, I. S. (2020). Kearifan Lokal Hajat Laut Budaya Maritim Pangandaran. Panggung, 30(2), 277–288. https://doi.org/10.26742/panggung.v30i2.1169
- Moh, H. F., Mappalahere, T., & Yunus, P. P. (2018). Simbolisme Pada Upacara Pencucian Alat Pusaka Pada Acara Accerak Kalompoang di Rumah Adat Balla Lompoa Kabupaten Gowa. Eprints.Unm.Ac.Id, 1, 1–10.
- Patora, M. (2021). Agama dan Pelestarian Budaya: Sebuah kajian Alkitab terhadap Praktik Aluk Rambu Solo’dalam Upacara Kematian orang Kristen Toraja. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 5(2), 221–229.
- Purnamasari, N. A., & Makmur, D. S. (2022). Identitas Kerajaan Gowa Berdasarkan Koleksi Museum Balla Lompoa Sungguminasa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(2), 105–124. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.3182
- Rosikin Wikandia. (2016). Pelestarian dan Pengembangan Seni Ajeng Sinar Pustaka Pada Penyambutan Pengantin Khas Karawang. Panggung, Vol. 26(No. 1), 58–68.
- Ruwaidah, H., Hasniah, H., Kynanti, N. M., & Cardiah, T. (2023). Kearifan Lokal Arsitektur Nusantara Sulawesi Selatan: Balla Lompoa. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 9173–9178. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2939
- Sjahril, S. S., Kambo, G., & Muhammad. (2019). Relasi Kekuasaan Antara Pemerintah Daerah Dengan Kerajaan Gowa Dalam Melestarikan Dan Mengoptimalkan Nilai Budaya Di Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 2(1), 108–115.
- Susanti, S., & Sjuchro, D. W. (2019). Saung Angklung Udjo : Wisata dan Pelestarian Budaya. Ilmu Politik Dan Komunikasi, IX(2).