Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Campursari Karya Manthous: Kreativitas Industri Musik Jawa dalam Ruang Budaya Massa

Abstract

ABSTRACT


Manthous’s Campursari is a blend of Javanese gamelan pentatonic music with popular music in Indonesia which is based on Western diatonic music. The tones of gamelan and the frequencies of the tune are all transformed into diatonic tone frequency. However, the harmonization which is used is pentatonic harmony of Javanese gamelan. Manthous’s Campursari has succesfully become one of the major music industries since it is supported by three components, namely the organizers of the music productions, the current distribution of music productions, and the needs of the community. The role of mass media is also very helpful toward the existence of this work. News about Manthous’s and his Campursari spread out widely to the public through the mass media. In a relatively short time of its emergence, Manthous’s Campursari has become a mass cultural Javanese music.


Keywords: Campursari, mass culture, music industry


ABSTRAK
Campursari karya Manthous adalah sebuah campuran dari musik pentatonik gamelan Jawa dengan musik populer di Indonesia yang mengacu padaMusik diatonis Barat. Nada gamelan dan frekuensi lagu semuanya ditransformasikan menjadi nada frekuensi diatonis. Namun, harmonisasi yang digunakan adalah harmoni pentatonis gamelan Jawa. Campursari karya Manthous telah berhasil menjadi salah satu industri musik besar karena didukung oleh tiga komponen, yaitu penyelenggara produksi musik, distribusi produksi musik, dan kebutuhan masyarakat. Peran media massa juga sangat membantu terhadap keberadaan karya ini. Berita tentang Manthous dan Campursarinya menyebar secara luas di masyarakat melalui media massa. Dalam waktu kemunculannya yang relatif singkat, Campursari karya Manthous telah menjadi musik Jawa dalam ruang budaya massa.


Kata kunci: Campursari, budaya massa, industri musik

PDF

References

  1. Bungin, Burhan.
  2. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana.
  3. Burton, Graeme.
  4. Media dan Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra.
  5. Dunsby, Jonathanand Whittall Arnold.
  6. Music Analysis in Theory and Practice. London and Boston: Faber
  7. Music.
  8. Gans, Herbert J.
  9. Popular Culture & High Culture. New York: Basic Books.
  10. Green, Douglass M.
  11. Form in Tonal Music. New York: Holt, Rinehart and Winston.
  12. Hastanto, Sri.
  13. Konsep Pathet dalam Karawitan Jawa. Surakarta: ISI Press.
  14. Kadir, WA.
  15. Budaya Populer dalam Masyarakat Melayu Bandaran. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementrian Pendidikan Malaysia.
  16. Kuswandi, Wawan.
  17. Komunikasi Massa. Analisis Interaktif Budaya Massa. Jakarta: Rineka
  18. Cipta.
  19. Mardowo, Sito.
  20. Gamelan: Musik Tradisional Jawa. Klaten: Intan Pariwara.
  21. Martopangrawit.
  22. Pengetahuan Karawitan II.Surakarta: Pusat Kesenian Jawa Tengah dan
  23. Dewan Mahasiswa ASKI Surakarta.
  24. Raden, Franki.
  25. “Musik, Industrialisasi dan Kapitalisme di Indonesia” dalam Laporan
  26. Pelaksanaan Temu Ilmiah dan Festival MSPI 1994 tanggal 1-3 Desember
  27. di Maumere, Flores.Surakarta: MSPI.
  28. Raharja, Budi.
  29. Campursari: Sebuah Bentuk Akulturasi Budaya Musik. Yogyakarta: Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta.
  30. Sindoesawarno.
  31. t.t. Ilmu Karawitan Jilid I. Buku pelajaran, tidak diterbitkan, Konservatori, Surakarta.
  32. Soesilo, Soekaeri dan Soemarto, R.
  33. Akustika. Jakarta: Depdikbud.
  34. Siregar, Ashadi.
  35. “Budaya Massa: Sebuah Catatan Konseptual tentang Produk Budaya dan Hiburan Massa” dalam Jurnal Pengetahuan dan PenciptaanSeni. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta.
  36. Sutton, R. A.
  37. Tradition of Gamelan Music in Java. Cambridge: Cambridge University
  38. Press.
  39. Sylado, Remy.
  40. “Musik Pop Indonesia Suatu Kekebalan Sang Mengapa” dalam Seni dalam Masyarakat Indonesia.Editor edi Sedyawati dan Sapardi Djoko Damono. Jakarta: Gramedia.
  41. Vivian, John.
  42. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Kencana.
  43. Wiyoso, Joko.
  44. “Jejak Campursari” dalam Harmonia (Jurnal Pengetahuan dan
  45. Pemikiran Seni. Vol. VIII, No. 2 Mei-Agustus 2007).