Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Literasi Tubuh Virtual dalam Aplikasi Teknologi Augmented Reality PASUA PA

Abstract

ABSTRACT

Body language is a gesture that has meaning to express the expression of a dancer. The dancer’s body literacy is an empirical experience possessed in the ability to read choreography and do it continuously so that choreography becomes a body language literacy that is trained to become corporal acrobatic, corporal impulses, corporal instinc, and virtuosity as aesthetic experiences. This research reads and writes choreography of three dances namely Karwar Dance (Papua), Cikeruhan Dance (Sunda), and Guel Dance (Aceh) from dancer’s body language literacy to transform technology literacy by using augmented reality application media, combining reality and virtual in a form show. This study uses qualitative methods that focus more on the case study by involving problems and the purpose of viewing the performing arts from the visual culture of technology literacy. This paper is the result of a research by a consortium of Kemenristekdikti to redefine the identity of the dancer’s body, including a body shaped, well-controlled and well-established, patterned, there are standard movements and complete, occupying space well by applying and utilizing technology to produce findings from this research, namely AR Pasua PA (Augmented Reality Papua-Sunda-Aceh Performent Art). This finding is a new formula for the performance by utilizing the transfer from body language literacy to technology literacy.

Keywords: body language literacy, technology literacy, augmented reality, digital art, AR Pasua PA.

ABSTRAK

Bahasa tubuh adalah gesture yang mempunyai makna untuk mengungkapkan ekspresi dari seorang penari. Literasi tubuh penari merupakan pengalaman empirik yang dimiliki dalam kemampuan membaca koreografi dan melakukannya secara terus menerus sehingga koreografi yang dilakukan menjadi sebuah literasi bahasa tubuh yang terlatih menjadi corporal acrobatic, corporal impulses, corporal instinc, dan virtuisitas sebagai pengalaman estetis. Penelitian ini menganalisa koreografi tiga tarian yaitu Tari Karwar (Papua), Tari Cikeruhan (Sunda), dan Tari Guel (Aceh) dari literasi bahasa tubuh penari untuk ditransformasikan melalui teknologi Augmented Reality dengan menggabungkan realitas dan virtual dalam bentuk pertunjukan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memfokuskan diri pada seni pertunjukan, budaya visual dan literasi teknologi. Penelitian ini merupakan hasil penelitian konsorsium seni KRUPT ristekBRIN. Penelitian yang meredefinisikan kembali identitas tubuh penari, antara lain tubuh berbentuk, dikuasai dengan baik dan mapan, berpola, sesuai dengan standar gerak yang pakem dan selesai, menempati ruang dengan baik dan mengaplikasi dan memanfaatkan teknologi sehingga capaian literasi tubuh dengan penggunaan teknologi digital 4.0 dalam bentuk aplikasi AR PASUA PA. Hasil penelitian ini merupakan formula baru seni pertunjukan dengan memanfaatkan alih wahana dari literasi tubuh ke dalam teknologi virtual.

Kata kunci: literasi bahasa tubuh, literasi teknologi, augmented reality, seni digital, AR Pasua PA.

PDF DOWNLOAD

References

  1. Daftar Pustaka
  2. Beardsley, Monroe C. 1958. Aesthetics
  3. Problems in the Philosophy of Criticism.
  4. Swarthmore College. Harcourt, Brace
  5. and Company New York.
  6. Chris Jenks. 2017. Culture Studi Kebudayaan.
  7. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
  8. Edi Sedyawati. 1999. Seni Pertunjukan
  9. Indonesia dan Pariwisata. Bandung:
  10. Masyarakat Seni Pertunjukan
  11. Indonesia.
  12. Eko Supriyanto. 2018. Ikat Kait Impulsif Sarira.
  13. Yogjakarta: Garudhawaca.
  14. Kaye, Nick, 1994. Postmodernism and
  15. Performance, New York : Macmillan
  16. Education.
  17. LIPI.1984. Kapita Selekta Manifestasi Budaya
  18. Indonesia. Bandung: Badan Penelitian
  19. dan Pengembangan Departemen Luar
  20. Negeri bekerja sama dengan Penerbit
  21. Alumni.
  22. Mohd Anis MD Nor. 1986 .”Randai Dance
  23. of Minangkabau Sumatera with
  24. Labanotation Scores”. Jurnal Tirai
  25. Panggung. Kuala Lumpur: Universiti
  26. Malaya.
  27. Mohamad Yusuf Wiradiredja. 2015. “Proses
  28. Kreatif dalam Penciptaan Lagu
  29. Bersumber Visi Misi Kabupaten”
  30. dalam Jurnal Ilmiah Seni dan Budaya
  31. Panggung Vol 25 No 1 Edisi Maret.
  32. Bandung: LPPM ISBI Bandung.
  33. Oong Maryono. 1998. Pencak Silat Merentang
  34. Waktu. Yogyakarta: Galang press.
  35. Peake, Ian D., Jan Olaf Blech, Shyam Nath,
  36. Jacob Jacky Aharon, Argyll McGhie,
  37. RMIT University, 16 November 2017.
  38. Sal Murgiyanto. 2002. Kritik Tari: Bekal dan
  39. kemampuan Dasar. Jakarta: Ford
  40. Foundation dan MSPI.
  41. “Minangkabau Dance Redefined: 1968
  42. – 1971”, dalam Disertasi “Moving
  43. Between Unity and Diversity, Four
  44. Indonesian Choreographers”. New
  45. York: New York University.
  46. Sri Rustiyanti, Wanda Listiani. 2017.
  47. “Visualisasi Tando Tabalah Penari
  48. Tunggal dalam Photomotion
  49. Pertunjukan Rampak Kelompok Tari
  50. Minang” dalam Jurnal Seni Budaya
  51. Mudra Vol 32 No 2 Edisi Mei. Bali:
  52. LP2MPP ISI Denpasar.
  53. Sri Rustiyanti. 2011. “Konsep estetik
  54. Tari Minang dari Tradisional ke
  55. Kontemporer” dalam Jurnal Ilmiah
  56. Seni dan Budaya Panggung Vol 21 No 3
  57. Edisi Juli-September. Bandung: LPPM
  58. ISBI Bandung.
  59. Sri Rustiyanti. 2019. “Metode ‘TaTuPa’ Tabuh
  60. Tubuh Padusi sebagai Musik Internal
  61. Visualisasi Koreografi NeoRandai”
  62. dalam Journal of Performing Arts
  63. Resital Vol 20 No 3 Edisi Desember.
  64. Jogyakarta: Fakultas Seni Pertunjukan.
  65. Yasraf A. Piliang. 2018. Medan Kreativitas:
  66. Memahami Dunia Gagasan. Yogjakarta:
  67. Cantrik Pustaka.
  68. Yasraf A. Piliang. 1998. “Realitas Baru Estetik
  69. Prespektif Seni dan Disain menuju
  70. abad ke 21” dalam Jurnal Seni No.
  71. VI/01 edisi Mei 1998.
  72. Virtual
  73. http://www.unesco.org/new/en/education/
  74. themes/education-building-blocks/
  75. literacy/
  76. https://www.dkampus.com
  77. https://www.dosenpendidikan.co.id/literasiadalah/
  78. https://etd.unsyiah.ac.id/baca/index.
  79. php?id=25474&page=62

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>