TEATER TARI PUSEUR SANCANG PANGIRUTAN, PERTAHANAN BUDAYA DAN EDUEKOLOGI
Abstract
Artikel ilmiah ini memaparkan penelitian dan penciptaan karya seni berupa alihwahana dari satu karya ke karya lainnya. Tradisi Lisan Mitos Karang Paranje di Desa Karyasari menjadi sumber penciptaan. Tradisi lisan Mitos Karang Paranje merupakan salah satu aset budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Terdapat cerita sejarah dari seni tradisi tersebut, salah satunya terkandung nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur dan lingkungan alam. Metode yang dipakai adalah Metode Pavis. Tahapan implementasi dilakukan mulai dari konkretisasi ide, konkretisasi tekstual, kontretisasi dramaturgi, konkretisasi pemanggungan, dan konkretisasi persepsi target. Hasil dari penelitian dan penciptaan karya seni berupa ertunjukan teater tari berjudul “Puseur Sancang Pangirutan”. Penceritaan dan konflik berkaitan dengan adanya upaya perusakan alam dan pencegahannya. Pertunjukan teater tari “Puseur Sancang Pangirutan” bermanfaat bagi Desa Karyasari sebagai penguatan atraksi destinasi/penguatan potensi pemajuan kebudayaan dan bentuk edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan pemeliharaan alam (konservasi alam). Kata Kunci: alihwahana, tradisi-lisan, karya seni, teater-tari, konkretisasiReferences
- Alain Coulon. 2003. Etnometodologi. Jakarta: KKSK & Yayasan Lengge Mataram.
- Asti Lestari. 2017. Nilai Karakter Seni Bernuansa Islami (Seni Rudat) Di Tasikmalaya, Seminar Nasional Kedua Pendidikan Berkemajuan dan Menggembirakan (The Second Progressive and Fun Education Seminar)
- BNPB Garut. 2022. Penyebab Bencana di Garut, iNewsjabar.id. 22 Juli 2022
- Dinas LKH DIY. 2022. Alih fungsi Lahan Hutan di Indonesia.World Guinness Book Record Kompas.com
- Dwimarwati. 2016. Teks dan Konteks Pertunjukan Teater Sunda Kiwari, Bandung: Sunan Ambu Press
- Ediwar. 2016. Rekonstruksi dan revitalisasi Kesenian Rapa’I Aceh Pasca Tsunami, Resital journal, Vol. 17, No. 1
- Hilmar Farid. 2021. Pengantar Pemberdayaan Masyarakat Pemajuan Kebudayaan Desa, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan.
- Husnul Munna Bella dan Sri Rahayu, 2021. Alih Fungsi Hutan Menjadi Lahan Pertanian di Desa Berawang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah dalam Prosiding Seminar Nasional “Peningkatan Mutu Pendidikan” Vol 2 No. 1, Universitas Samudra
- Ibrohim, dkk. 2022. Transformasi Kreasi Kebudayaan Wayang Potel Sebagai Media Internalisasi Nilai Psiko-Religius. Jurnal Panggung, Vol 23 (3), 310-313
- Iwan Tedjakusuma. 2019. Alih Fungsi Lahan menyebabkan Banjir Bandang. Jurnal Sains Teknologi Mitigasi Bencana, 5 Agustus 2019
- Kartorejo, Wardoyo. 2022. Wangsit Siliwingi Ingin Dapat kunjungan Prabu Siliwangi. Tersedia di: Indramayu.pikiran rakyat.com/millenials-hits/pr-115037929/wangsitsiliwangi-ingin-dapat-kunjungan-prabusiliwangi-ini-syaratnya?page=2, diakses:18 Juli 2022, 14:51 WIB Kementrian pendidikan dan Kebudayaan,”UU no. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, LL Setneg; 2017.
- Noventari, W., Pratama, A. 2019. Analisis strategi kebudayaan dalam udangundang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan dalam rangka memperkokoh bingkai integrasi nasional. Jurnal Ilmiah Hukum. 13 (1), 1-14
- Pavis, Patrice. 2005. Theatre at The Crossroad of Culture. USA Canada: Routledge
- Piliang, Y.A. 2006.Trans Estetika, Seni dan Simulasi Realitas. Yogyakarta: Cantrik Pustaka
- Restu. 2021. Kebudayaan: Direktoral Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Jakarta.
- Slocum, Nikki. 2003. Participatory Methode Toolkit, A Practicioner’s Manual, online via www.kbs-frb.be or www.viWTA.beor www.unu.cris.edu
- Sumiati, L. dan Jatnika, A. 2021. Revitalisasi Tari Tradisi di Situasi Pandemi. Jurnal Panggung, Vol 31 (4), hlm 440-453